Ketenangan yang; Sebenarnya-Abadi

Dulu saya tidak terlalu peduli dengan agama saya, saya tahu Allah ada tapi hanya sekedar tahu “ia Allah ada”, dan saat saya ingat dosa-dosa saya tapi sampai saat ini Allah tidak pernah memberikan azab akhirnya saya sadari bahwa Allah sangat sayang saya dan selalu menunggu saya bertaubat. Saat saya sadari dosa-dosa saya dan Allah masih tetap sayang barulah saya sadari Allah sangatlah penyayang, sangatlah baik, dan sangatlah sabar

“Hari ini Lia lagi turun imannya, tapi semoga besok enggak. pas besoknya ternyata masih turun imannya tapi Allah masih nunggu, besok semoga gak turun lagi imannya tunggu aja”
Allah yang menciptakanku dan menghadirkanku di keluargaku, Lia lahirnya di keluarga ini dari hambanya yang bernama Kadimin dan Maryam. Allah yang menciptakanku, Allah yang menuliskan takdirku, Allah yang tahu Lia masa depannya gini, Lia perjalanan hidupnya gini, Lia orangnya gini, Allah lebih Maha Tahu bagaimana diriku, masa depan dan masa laluku tapi Allah malah menjaga masa laluku, padahal Allah yang menciptakanku, Allah itu baik

Saya ingat saya pernah merasakan ada seseorang yang mencolek lengan kanan saya untuk membangunkan saya sholat subuh, saya ingat ditidur saya ada suara yang berbisik ke telinga kanan saya untuk membangunkan saya, saya ingat saya tiba-tiba dibangunkan ditengah malam, saya ingat saya tiba-tiba bermimpi yang menakutkan untuk mengingatkan saya dan membangunkan saya disaat subuh, saya ingat saya sering mendengar suara adzan atau lantunan al-qur’an yang samar-samar ditelinga saya padahal belum waktunya adzan dan tidak ada yang sedang mengaji, Ya Allah.. saya rindu

Tidak ada seorangpun yang bisa menebak perjalanan hidup kita bahkan diri kita juga tidak akan bisa menebaknya. Sekali lagi hanya Allah yang tahu. Hari ini kita susah bisa saja beberapa jam kemudian kita diperkaya, hari ini sehat bisa saja beberapa menit kemudian tiba-tiba sakit, hari ini kita berbuat dosa bisa saja saat tengah malam kita bangun langsung sholat taubat, hari ini kita bisa jaga diri bisa saja besoknya kita malah buat dosa, bisa saja kita tiba-tiba jatuh miskin, apapun itu kita tapi apapun itu yang terjadi, apapun itu yang Allah berikan sebenarnya Allah pengen kita tetap dekat sama Dia, mau itu disaat sehat, kaya, baik atau berdosa, susah, sakit harusnya kita tetap ingat Allah, semestinya kita lebih peka pada Allah, karena yang Allah ingin hanya satu.. apa itu? “selalu ingat dengannya”.

Bedakan sama pacar kamu yang banyak maunya.. kalo pacar kamu pasti maunya di hubungi terus tiap hari, kalo gak di balas smsnya atau gak diangkat tlpnya atau baru aja hilang beberapa jam eh udah marah-marah, ngasih kata kasar, ngambek berhari-hari terus akhirnya gak mau percaya sama kita dan minta putus.Tapi disaat kita lupa Allah, Allah gak langsung marah, tapi Allah masih sabar, Allah masih nunggu, Allah negurnya halus, dan saat kita memohon ampun sama Allah, Allah langsung menghapuskan dosa-dosa kita dan itu terserah Allah, Allah mau hapus dosa-dosa kita dari 10 tahun yang lalu Allah gak masalah, Allah gak pelit untuk menghapus dosa hambanya, Allah gak jahat, Allah gak hitung-hitungan.

Dulu pasti kita mikirnya aduh dosa aku banyak mana mungkin Allah mau mengampuni, kalo sholatnya sekali berarti hanya ada satu dosa yang terhapus atau sama sekali gak dihapus.. enggak.. Allah gak gitu, kita berniat untuk sholat malam aja dapat pahala apa lagi kalo liat hambanya punya niat bertaubat insya Allah, Allah akan tetap menyanyangi, sabar, tetap menunggu, liat kamu akhirnya bertaubat dan saat kamu telah bertaubat Allah langsung merangkul kamu, makin sayang kamu, dan menghapus dosa-dosa kamu.

Ketenangan yang abadi itu sholat, baca atau dengar al-qur’an dan perbanyak ngecas diri dengan dengar ceramah atau baca-baca nasehat Islam.Itulah ketenangan jiwa, ketenangan batin, ketenangan hati, ketenangan pikiran, ketenangan yang paling abadi, adem gitu dirasa.

Komentar