Judul vidio "Nama Saya Fiersa Besari"

Sebelumnya, saya mengagumi bung karena tulisannya di buku Arah Langkah yang menceritakan tentang perjalanannya mengelilingi Indonesia dan pertemuannya dengan orang orang selama perjalanannya, sangat Menarik. Memandang pada sisi lain tentang orang yang kita temui
Lalu pada vidio ini yang membuat saya tertarik pada kalimatnya "Saya mencari dan mencari jati diri, anehnya semakin mencari saya semakin tidak menemukan. Saya justru semakin kehilangan, ternyata saya keliru sejak awal. Berkelana tidak akan menemukan jati diri, jati diri tidak dicari jati diri diciptakan. Akhirnya perjalanan membuat saya mengerti, bahwa pertanyaan sebenarnya bukanlah siapa diri saya tapi Untuk Apa Saya Ada"
Kalimat itulah yang membuat saya fokus, mengingat pada masa kuliah yang penuh kelumitan. Tapi, lagi lagi saya punya pendapat sendiri tentang Jati Diri. Tidak sepenuhnya setuju pada kalimat bung dan itu hak saya juga hak bung dalam berpendapat dan berpikir
Iya, benar jati diri semakin di cari semakin sulit ditemukan tapi untukku, kita tidak akan kehilangan jati diri kita tapi malah semakin banyak hal baru yang kita terima pada setiap perjalanan mencari jati diri. Semakin banyak hal yang membuat kita sadar pada sekitar kita yang awalnya kita menganggapnya sepele
Kamu pernah bertanya pada masa mudamu, pada masa sekolahmu "siapa saya?" Bertanya pada hati lalu yang mendengarnya dirimu sendiri, terdengar jelas di telingamu pertanyaan itu dari suara hatimu tapi sayangnya tidak ada yang menjawab pertanyaanmu "kenapa saya ada?" "Siapa saya sebenarnya" "kenapa namaku harus ini?" "Apa makna saya hidup"
Ternyata ini bukan lelucon tapi ini hal serius yang harus ditebak. Banyak hal baru, banyak hal tidak terduga, banyak hal yang membuka pemikiran, banyak hal sulit diterima juga, banyak hal aneh hingga sekarang yang saya temukan saat perjalanan mencari jati diri dimulai
Dan hal menakjubkannya, peristiwa yang terjadi pada hidup kita itulah yang pelan pelan menjawab jati diri kita, bertemu dengan orang orang baru, melihat mereka pada sisi lain, membantu pelan pelan menemukan jati diri kita
Ada peristiwa yang membuat kita sadar harus lebih bijak memutustkan untuk masa depan, orang orang baru yang membuat kita sadar bahwa kebaikan itu ada disetiap manusia jadi kenapa tidak mau berubah menjadi baik seperti mereka, orang orang lama yang menyadarkan bahwa kita tidak boleh berekspektasi lebih pada manusia karena tidak ada manusia yang sempurna
Tapi ketahuilah, ada yang lebih penting untuk mencari jati diri. Ilmu agama, waktu itu selain bingung siapa saya, sometimes saya bertanya tentang agamaku. Dan ternyata benar, ilmu agama itu yang paling penting. Ilmu agama bukan hanya menjelaskan tentang aturan aturan dalam agama, hukumnya, yang dilarang, pahala dan surga, tapi menjelaskan untuk apa manusia diciptakan, wanita dan laki laki punya porsinya masing masing. Masha Allah
Saya bersyukur ditemukan dengan teman teman hebat, bukan persoalan mereka berkuliah di univ ternama, punya pekerjaan, tapi tentang mereka yang mengajarkan kebaikan, tentang mereka mengajarkan solidaritas, tentang mereka yang dengan berani menunjukan kelebihan mereka, walaupun siklus manusia itu came-go-back- dan akhirnya pergi juga
Tapi, tanpa mereka kita mana bisa menemukan jati diri, tentang agama kita dan tentang kelebihan kita. Yang kita tau kita Islam, kita sudah belajar agama islam di sekolah tapi masih banyak hal yang belum kita ketahui lalu, kita tau kita suka musik, aksara tapi kita masih belum tau apakah itu bagian dari jiwa kita, kelebihan kita?
Tanpa melakukan perjalanan, tanpa bertemu orang orang dan tanpa belajar kita belum tentu bisa menemukan jati diri kita
Tapi ingatlah, kita terlahir sebagai Islam, sebagai Indonesia dan manusia yang punya kelebihan dan patut kita kembangkan, itu hak kita. Asalkan masih dengan cara yang benar dalam agama kita

Komentar