Thaitea


1995, pada 2019

Lalu untuk apa saya menulis ini?
untuk supaya kamu tahu,

usia kita terus bertambah, kita terus menjadi orang dewasa. terus berjalan, berkenalan dengan orang baru dan menjalani hidup masing-masing.

entah kemana kaki kita berkelana, entah pada siapa hati kita selalu jatuh hati. tapi, untukku supaya kamu tahu saja-selalu kembali mengingat pada seseorang yang ku sebut dia Thaitea.

saya tidak tahu kenapa, yang ku tahu selalu ada alasan, karena belum ada yang bisa meluluhkan hatiku dengan rasa aman dan nyaman seperti diamnya kamu yang sulit dipahami tapi cukup untuk rasa aman dan nyamanku.

saya tidak berharap lebih pada takdir dan tidak bergantung harap pada doa. jika memang akhirnya ada seorang lelaki bukan kamu, ku yakini dia terpilih untuk mengganti rasa aman dan nyaman ini. bukan atas pilihanku tapi atas takdir kita.

maka, sebelum ingatanku jadi usang dan tanganku letih menulis. ku tulis ini untuk berterima kasih. atas rasa aman dan nyaman.

walau kita lebih banyak diam dan sulit memahami-terkadang saya sulit memahami caramu berbicara tapi saat kita kembali kerumah masing-masing, berhari berpisah. ku bisa sedikit memahamimu.

Komentar