Hate Speech dan Kritikan


Ada beberapa hal yang saya mengerti tapi tidak saya setujui. Gini, mengerti belum tentu setuju, kita cukup mengerti tapi bukan berarti setuju. Dan setuju berarti sependapat
Kritikan itu penting, untuk mengoreksi mana yang keliru dan bisa membangun/memotivasi tapi sayangnya sekarang kritikan banyak yang malah berisi Nyirnyirian juga
Kritikan dan hate speech, dua hal yang berbeda. Hate speech lebih tepatnya kalimat ujaran kebencian atau menyinggung
Kadang kita pengen berkomentar tapi sayang antara sadar atau enggak, kalimatnya malah hate speech atau nyir nyir dan kita lupa, setiap manusia yang terlahir bahkan sesaudara itu tercipta dengan karakter bahkan takdir yang berbeda. Apa yang kita pikir hanya kalimat biasa tapi ternyata itu nyir nyiran dan hate speech
Hate speech bisa menjadi rasa dendam atau sakit hati kalau hate speech itu ternyata terlalu sering dirasakan dari orang yang berbeda
Beberapa bagian vidio ada yang saya dapat mengerti tapi tidak setuju, merubah bentuk kita dan tato tentu saya tidak setuju. Tapi saya mencoba liat pada sisi lain mereka, pada sisi kelebihan mereka
Semua manusia itu punya sifat baik. Sekasar, semodus, segalak, sejahatnya manusia pasti ada sifat baiknya
Dan kelebihan mereka, mereka mampu berkreasi, punya jiwa sosial, dan sadar gak sih malah orang orang seperti merekalah yang punya pemikiran terbuka, punya solidaritas, dan jiwa sosial yang belum tentu ada di diri kita
Diri kita yang kita pikir, kita lebih baik dari pada mereka karena tidak punya tato, bukan waria, tapi ternyata kita yang lebih sering hate speech, kritik nyir nyir
Yap tentu saja saya tidak setuju dengan style mereka dan masih ada hal lainnya di luar sana yang tidak saya setujui tentang hal hal yang dilarang agama tapi manusia tetap melakukannya, tapi begini
Ketimbang kita hate speech atau kritik nyir nyir "hei lu bodoh, hei lu gak ada gunanya, hei lu gak bisa di harapkan, hei mending lu gak ada didunia, dan #$£¥#¥xx £¥¥" lebih baik kita merangkul mereka "hei sini kita belajar bareng biar kamu tau, hei sini sebenarnya lebih baik itu begini, hei itu sebenarnya keren tapi baiknya begini”
Kalimat positif itu lebih mudah diterima manusia. Otak manusia bisa dengan mudah menerima kalimat positif dan hati manusia peka dengan kalimat negatif. Manusia itu bahagia dan mencintai dirinya tergantung dari sebanyak apa hal positif dia dapat dan semua itu tergantung dari hatinya, karena manusia terkadang hidup sesuai dengan hatinya. Semisal, saya kerja sesuai hati. Mood saya bagus karena hati saya lagi senang. Jadi, kalau kita lebih sering hate speech, kritik nyir nyir.. bisa kamu tebak bagaimana hidup orang itu
Pernah kamu mendengar atau melihat anak kecil yang saat dia besar dia hidup dengan rasa percaya diri yang tinggi, keberanian yang besar dan rasa mengerti. Dan anak kecil yang saat dia besar dia jadi orang yang tertutup, pemurung, pesimis, dan penakut. Itu semua terjadi bukan keinginan mereka, tapi tergantung dari lingkungan atau orang sekitar mereka memperlakukan mereka. Kalau lebih banyak hate speech, kritik nyir nyir yaa itulah contohnya si anak yang kedua
Manusia itu punya jiwa bebas dan otak yang selalu berpikir. Mungkin kita bisa punya dua sudut pandang disini, liat pada sisi lain mereka. Karya dan jiwa sosial yang ada dijiwa mereka dan style mereka, bentuk dari kebebesan mereka dalam berkarya, bentuk dari keberanian mereka dalam berkarya. Bagusnya, kita puji hal baik itu supaya lebih banyak karya yang mereka ciptakan dan jiwa sosial mereka terus membuat orang orang lebih berwarna
Soal style mereka yang akhirnya membentuk mereka terlalu bebas. Kita seharusnya merangkul, memberikan ilmu agama kalau mereka muslim, "seharusnya seperti ini" ketimbang kita hate speech
Sekali lagi, saat kita hate speech yang duluan menerima hati orang itu, bukan pemikirannya. Karena otak lebih mudah merespon dengan hal positif.
Bayangkan saja kalau ada orang marah marah ke kita, yang duluan menerima itu hati akhirnya kita malah ikutan emosi karena hati kita sakit, terguncang.
Perbedaan itu diterima dengan saling mengerti, kalau ada yang keliru harusnya saling merangkul bukan hate speech atau kritik nyir nyir
Islam yang dikenal itu indah bertutur kata
Indonesia yang dikenal itu ramah pada orang orang

Komentar