Rindu tak kunjung ada dititik temu

Jangan sepelekan ucapanmu yang katanya "hanya suka" bisa saja sebentar jadi "sangat suka"

Pada masa yang selalu berubah, pada nama yang tidak akan terhapus
Pada kenangan yang takkan di lupa, pada sahabat yang tak kan terganti

Hari akan terus berganti hingga berganti tahun, yang kita kunjungi sekarang entah akan dikunjungi lagi atau tidak
Hanya ada satu yang pasti, orang-orang akan terus datang berganti
Jangan marah bila tak ku singgahi lagi rumahmu, jangan kecewa jika tak ku ajak lagi ke tempat kita

Lupa itu tak mungkin, karena nama telah terukir
Hanya saja, kita harus terus menyapa orang baru demi melayani masa yang terus berubah

Ada hal yang tidak perlu kita ceritakan pada orang lain, begitupun pada rasa yang tak perlu diutarakan.

Kita berpisah membawa rasa kecewa hingga tahun demi tahun berlalu
Kita masih berpisah tanpa menyelesaikan masalah
Bahkan tak berniat menyapa

Waktu tetap berputar tanpa kita sadari
Kita bertemu tanpa sengaja, tanpa janjian,
Kita menjadi dua sosok manusia baru dengan usia yang telah dewasa
Banyak hal yang berubah, wajah dan sifat kita

Dan
Aku harus berterima kasih pada waktu
Yang telah memisahkan kita
Yang membuat kita tak pernah berniat menyapa untuk menyelesaikan masalah

Kalau saja waktu sengaja menyatukan
walau dengan jarak yang berjauhan
Tapi kita yang selalu meninggalkan luka...

Ternyata, akan lebih baik kita pisah membawa luka sekali
Dari pada harus membawa luka berkali kali

Kalau saja waktu dengan sengaja menyatukan perjumpaan kita
Mengulang dan meninggalkan kenangan indah
Bisa saja, luka kembali hadir

Tapi aku berterima kasih pada waktu yang singkat
Tak memberi ruang untuk kita kembali menegur sapa

Ini lebih baik, tetap menjadi asing
Dan biarlah perjumpaan tak perlu sesering seperti kamu bisa melihat storygramku

Cukup sekali pada ketidak sengajaan tanpa meninggalkan rasa sesal saling mengenal

Komentar